Sabtu, 15 Mei 2010

Ingin rasanya meninggalkan rumah ini, dan pergi jauh mencari kehidupan baru. Rumah ini semakin membuatku muak.

Jumat, 14 Mei 2010

Pagi yang sangat menyebalkan...

Saya tidak pernah membayangkan ini bisa terjadi. Saya telah menjadi seorang sarjana dan telah memiliki pekerjaan.Merasakan bekerja sebagai marketing...hahahhahaha...ternyata marketing itu tukang bohong!!!xixixixixixi....2 bulan bekerja, membuat saya banyak mengenal orang-orang baru, dilingkungan baru pula. Begitu juga dengan impian saya dari dulu, kembali masuk ke dalam dunia musik.Tapi kenapa, ada saatnya saya sangat ingin menikah, tapi kadang malas juga untuk memikirkan itu.Maaf, maaf ku ucapkan dalam hati untuk lelakiku.Selama ini, saya telah melakukan kesalahan yang begitu fatal mungkin, menurutku.Ada celah dihatiku yang hampir terisi oleh orang yang tersedia.Itu tidak boleh terjadi. Apa kabar GATSU????sudah lama tak mendengar kabarmu....terakhir kali kita berbincang, beberapa bulan yang lalu.Saat itu, kau menelfonku dengan suaramu yang tentu saja selalu melumpuhkanku.ehhhhmmmmm..masih belum bisa ku bedakan, apakah ini obsesi padamu atau cinta mati.hahahahahaha.Ketahuilah GATSU, semua tentangmu masih tersimpan. Termasuk undangan wisuda 30 desember 2007 yang selalu ku simpan dimap ajaibku yang berwarna kuning.Apakah sekarang kau juga memikirkanku??? apakah pernah terlintas dibenakmu, untuk selalu mencintaiku, menemaniku hingga tua nanti??? Ku rasa itu tak mungkin.Pernahkan kau berfikir, akan menjadikanku wanita yang akan melahirkan buah cinta kita???hahahahahaha..mustahilllll GATSU.....www.ngarep.com..........Pagi ini, sebelum saya berangkat kerja...saya menuliskan semuanya disini.Termasuk rasa jengkelku beberapa bulan ini dirumah.Rasanya ingin sekali pergi jauh dari rumah ini.Mencari kehidupan sendiri. Jauh dari suara teriakan. Saya manusia mama, bukan binatang yang harus mendengar teriakan seperti memanggil anak tiri.

Jumat, 15 Januari 2010

Papa....

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,
yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu,
jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?


Mungkin dulu sewaktu kamu kecil,
Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu,
bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
dan setelah Papa mengganggapmu bisa,

Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?
bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.


saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.


Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu,
atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,
Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"


Ketika kamu menjadi gadis dewasa....


dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu...
bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini itu,
dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya,
dan menepuk pundakmu berkata

"Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.



Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?



saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"



Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah
meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
karena Papa tahu.....
bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.



Dan akhirnya....

saat Papa melihatmu duduk di panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....

apakah kamu mengetahui,
di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena bahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata:
"Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
bahagiakanlah ia bersama suaminya..."



setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....



Papa...
adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..


saya mendapat notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika aku kembali membagikannya kepada teman2ku yang lain....



reaLy....ReaLy miss My Daddy.....:(
DaN beRhaRap diMaRet naNti PaPa, beRdiri dan bertepuk tangan karna anak gadisnya TeLah MenJAdi saRjaNa....

SeLaLu paDamu

apa yang kurasakan saat ini pasti pernah dirasakan gadis lain.Mencintai seseorang yang hingga saat ini tak bisa termiliki. siapa lagi yang akan kuceritakan selain gatsu. sesosok laki-laki yang melmbangkan dirinya sebagai laba-laba.Laki-laki yang hingga sekarang tak bisa kuhapus dari hidupku. Gatsu...kenapa kita tak pernah bertemu. sekali saja...padahal kita ini sekarang satu kota. Seperti lirik lagu jikustik......"SAMPAI SAAT INI TAK PERNAH TERPIKIR MELUPAKANMU". YAH....kata itu sudah cukup mewakili perasaanku yang SELALU padamu. hidup tanpamu, hidup terasa begitu melankolis. beberapa waktu ku lalui hidupku bersama orang yang tersedia sampai akhirnya aku jenuh dan jujur padanya. Dan hingga sekarang, aku bersama orang lain yang berhasil membuatku merasa lebih dicintai ketimbang dirimu. Maaf...harus ada perbandingan...biar tolak ukurnya jelas....:)
Saat ini, aku merasa jenuh. jenuh dengan dia. tapi tak jenuh untuk SELALU padamu.