Sabtu, 21 Maret 2009

Kisah sigi

Fisik SIGI tak lagi kuat, bukan karena jatah umur yang tiap hari berkurang...Penyakit itu menggerogoti otaknya yang cerdas...dan telah menyebar keseluruh tubuhnya yang kata orang TB dan BBnya tidak balance....SIGI jenuh, ia jenuh dengan rutinitasnya tiap hari. Tiap hari SIGI harus berhadapan dengan para pil-pil asuhan dokter...agar tetap bisa bernafas, melihat matahari terbit,menghirup wangi bunga plastik yang diberi parfume tanpa alkohol..karena SIGI tak ingin melihat dunia nyata, SIGI lebih suka menuangkan semuanya didunia yang tak punya larangan untuk berbohong...SIGI tak mau ada orang didunia nyata yang mendekat..orang didunia nyata tak ada yang mengerti dirinya yang kaku dan arogan akibat kepenatan yang tiada batas!!!!
Bunuh Dia.....bunuh dia...Bunuh dia...bunuh saja orang yang mendekati SIGI, orang itu tidak tulus, isi otak orang itu bisa ditebak..semuanya tercermin dari bahasa-bahasa non verbal yang ia tunjukkan...Dia orang yang tak tulus itu lebih pantas hidup dihutan belantara yang dipenuhi binatang buas dan siap menerkam orang yang tak tulus itu yang namanya tak pantas disebut....iya...namanya sangat tak pantas disebut karena namanya begitu indah...tak seindah sikapnya....orang yang tak tulus itu adalah bak seonggok daging yang harus dijadikan santapan RAJA HUTAN....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar